Tapi, jangan menganggap enteng pada eceng. Kini eceng naik kelas, banyak dijual di pasar-pasar dan pembelinya pun banyak. Satu ikatnya hampir sama dengan harga kangkung.Kini mulai ada orang yang membudidayakan eceng dan melihatnya sebagai peluang bisnis yang mudah dan modalnya pun tidak seberapa.
Cara budidaya eceng:
Kita harus punya lahan sawah yang airnya stabil, tidak gampang kekeringan. Mula-mula sawah kita bajak, persis seperti mau menanam padi. Pematangnya pun kita perbaiki, jangan sampai ada yang bocor. Setelah itu kita tebarkan pupuk kandang secara merata di sawah yang telah kita bajak tersebut. Sebaiknya pupuk kandang kotoran sapi atau ayam. Biarkan selama satu minggu. Setelah itu kita tanami bibit eceng yang bisa kita ambil dari sawah lain yang tumbuh liar. Menanamnya jangan terlalu dalam. Jarak tanamnya 30 x 30 cm. Beres.
Cara budidaya eceng:
Kita harus punya lahan sawah yang airnya stabil, tidak gampang kekeringan. Mula-mula sawah kita bajak, persis seperti mau menanam padi. Pematangnya pun kita perbaiki, jangan sampai ada yang bocor. Setelah itu kita tebarkan pupuk kandang secara merata di sawah yang telah kita bajak tersebut. Sebaiknya pupuk kandang kotoran sapi atau ayam. Biarkan selama satu minggu. Setelah itu kita tanami bibit eceng yang bisa kita ambil dari sawah lain yang tumbuh liar. Menanamnya jangan terlalu dalam. Jarak tanamnya 30 x 30 cm. Beres.
Pemupukan dan Pemeliharaan:
Kurang lebih 2 minggu eceng yang kita tanam mulai tumbuh. Saatnya kita memupuk dengan pupuk buatan, persis seperti memupuk padi. Pupuknya bisa dengan urea atau pupuk lengkap seperti NPK. Lalu bila ada tumbuhan selain eceng yang tumbuh kita siangi supaya tidak mengganggu pertumbuhan eceng.
Panen
Bila eceng sudah besar, kita bisa memanen eceng. Tentu tidak kita ambil semua, tapi dipilih hanya eceng yang telah besar atau agak tua, tapi tidak boleh terlalu tua. Kumpulkan dan ikat. Satu ikatnya kira-kira sebesar betis orang dewasa. Panen selanjutnya bisa dilakukan selang 3 hari.
Pemasaran
Kita bisa menjualnya ke tukang sayur di pasar atau menitipkannya di warung-warung. Soal harga itu pariatip. Tapi paling murah Rp. 300/ikat. Harga yang bagus mengingat sebelumnya eceng tidak bernilai ekonomis sama sekali.
Selamat mencoba dan meraup keuntungan dari eceng.
Artikel Menarik Lainnya:
Penghasilan Melimpah Dari Sampah
Artikel Menarik Lainnya:
Penghasilan Melimpah Dari Sampah